Cagliari, Italia – Napoli berhasil mengamankan tiga poin penting dalam lawatannya ke markas Cagliari, Unipol Domus, Sabtu lalu, berkat gol tunggal yang dicetak oleh gelandang Scott McTominay. Kemenangan tipis 1-0 ini tidak hanya mengamankan posisi Napoli di papan atas klasemen Serie A, tetapi juga membawa mereka melompati rival sekota, AC Milan, untuk menduduki peringkat kedua.
Jalannya Pertandingan dan Gol Cepat McTominay
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Napoli langsung menggebrak. Sebuah skema tendangan sudut yang dirancang dengan apik membuahkan hasil. Umpan pendek dari sepak pojok dialirkan kepada Matteo Politano, yang kemudian mengirimkan bola ke area kotak penalti. McTominay, yang menyelinap tanpa kawalan, dengan sigap menyambar bola liar di garis gawang, tanpa ampun menjebol gawang tuan rumah. Gol cepat ini menjadi momentum penting bagi Napoli, sekaligus membungkam publik tuan rumah yang berharap tim kesayangannya dapat meraih poin di kandang sendiri.
Setelah gol tersebut, jalannya pertandingan cenderung berimbang. Kedua tim saling jual beli serangan, meskipun intensitasnya tidak terlalu tinggi. Napoli terlihat nyaman dengan keunggulan satu gol, sementara Cagliari berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Namun, solidnya lini pertahanan Napoli membuat frustrasi para penyerang Cagliari.
Babak Pertama yang Kurang Rapi
Pelatih Napoli, Antonio Conte, terlihat beberapa kali menunjukkan gestur kekecewaan di pinggir lapangan. Kesalahan umpan yang dilakukan oleh Alessandro Buongiorno dan Billy Gilmour di lini belakang Napoli, nyaris saja dimanfaatkan oleh para pemain Cagliari. Beruntung, penjaga gawang Napoli, Ella Caprile, tampil sigap mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Satu-satunya tembakan tepat sasaran Napoli lainnya di babak pertama datang dari tendangan bebas Matteo Politano, namun bola tersebut masih terlalu lemah untuk mengancam gawang Cagliari. Sementara itu, Cagliari hampir saja menyamakan kedudukan melalui Sebastiano Esposito, yang melepaskan tembakan dari sudut sempit yang sayangnya masih melebar di sisi gawang Vanja Milinkovic-Savic.
Upaya Cagliari yang Sia-Sia
Di babak kedua, Cagliari berusaha meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, rapatnya barisan pertahanan Napoli membuat mereka kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya. De Bruyne nyaris menggandakan keunggulan Napoli melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, namun Ella Caprile kembali menunjukkan kelasnya dengan menepis bola tersebut.
Napoli juga sempat menampilkan permainan yang memukau melalui kombinasi satu-dua sentuhan antara McTominay, De Bruyne, dan Politano di dalam kotak penalti Cagliari. Sayangnya, Caprile sekali lagi menjadi tembok kokoh bagi Cagliari, menggagalkan peluang Napoli dari jarak dekat. Cagliari, yang belum pernah menang jika tertinggal di babak pertama musim ini, kembali gagal membalikkan keadaan, meskipun telah berjuang keras sepanjang pertandingan.
Implikasi Kemenangan Napoli dan Nasib Cagliari
Kemenangan ini sangat penting bagi Napoli dalam perburuan gelar Serie A musim ini. Dengan tambahan tiga poin, Napoli kini mengoleksi 62 poin, unggul dua poin dari AC Milan yang baru akan bertanding pada Minggu dini hari. Posisi kedua klasemen sementara ini memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain Napoli untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Cagliari. Kekalahan beruntun ketiga ini membuat mereka tertahan di posisi ke-15 dengan 30 poin, semakin dekat dengan zona degradasi. Cagliari harus segera berbenah dan mencari cara untuk mengamankan poin di pertandingan-pertandingan selanjutnya jika tidak ingin terjerumus ke zona berbahaya.
Udinese Amankan Kemenangan di Markas Genoa
Pada pertandingan lain yang berlangsung bersamaan, Udinese berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Genoa di markas Luigi Ferraris. Jurgen Ekkelenkamp membuka keunggulan Udinese melalui sundulan pada menit ke-66, sebelum Keinan Davis memastikan kemenangan timnya melalui gol di menit-menit akhir pertandingan. Kemenangan ini membawa Udinese naik ke posisi kesepuluh klasemen sementara dengan 39 poin, sementara Genoa tertahan di posisi ke-13 dengan 33 poin. Kemenangan ini sekaligus menghentikan rentetan dua kemenangan beruntun Genoa.




