Polisi Bongkar Pabrik Gas N2O Ilegal ‘Whip Pink’, Usut Jaringan Distribusi Nasional

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap keberadaan sebuah pabrik yang secara ilegal memproduksi gas N2O…

Polisi Bongkar Pabrik Gas N2o Ilegal Whip Pink Usut Jaringan Distribusi Nasional

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap keberadaan sebuah pabrik yang secara ilegal memproduksi gas N2O (Nitrous Oxide) dengan merek dagang "Whip Pink". Pengungkapan ini merupakan respons terhadap maraknya penyalahgunaan gas N2O, yang semakin meresahkan masyarakat.

Pengungkapan bermula dari penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Tim melakukan penyamaran sebagai pembeli potensial, memesan produk Whip Pink melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Setelah transaksi pembayaran senilai Rp578.000 ke rekening atas nama PT SSS terkonfirmasi, tim penyidik berhasil melacak alamat pengiriman.

Pada sebuah ruko yang menjadi titik pengiriman, polisi mengamankan seorang saksi berinisial S dan sejumlah produk Whip Pink dengan berbagai ukuran. Pengembangan penyelidikan kemudian mengarah pada lokasi produksi Whip Pink, sebuah ruko di kawasan Jakarta Utara yang digerebek pada Selasa (14/4) dini hari.

Modus Operandi dan Barang Bukti

Di lokasi produksi, petugas menemukan sejumlah mesin pengisian gas N2O yang digunakan untuk memindahkan gas dari tabung besar berukuran 27 kg, 30 kg, dan 32 kg ke dalam tabung-tabung kecil bermerek Whip Pink dengan berbagai ukuran, mulai dari 580 gram hingga 2.050 gram. Selain itu, polisi juga menyita produk Whip Pink siap edar, kardus kemasan, label plastik berwarna merah muda dengan tulisan Whip Pink, stiker kemasan, alat pemanas (hot gun), dan timbangan.

Legalitas dan Jaringan Distribusi

Dari hasil interogasi terhadap sembilan saksi yang diamankan, terungkap bahwa PT SSS belum memiliki legalitas yang sah dan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memproduksi dan menjual gas N2O merek Whip Pink. Operasional pabrik ilegal ini diatur oleh seorang individu berinisial SJ, yang bertanggung jawab atas rekrutmen karyawan dan pelaporan hasil produksi.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa pemilik lokasi produksi dan gudang pengiriman Whip Pink adalah AH, SC, dan JH. Jaringan distribusi Whip Pink diketahui tersebar di 10 kota dengan total 16 titik gudang, mulai dari Jakarta, DI Yogyakarta, hingga Lombok. Hal ini menunjukkan skala operasi ilegal yang cukup besar dan terorganisir.

Modifikasi Penjualan Pasca Insiden Selebgram

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengungkapkan bahwa penjualan produk Whip Pink mengalami perubahan setelah insiden meninggalnya seorang selebgram, Lula Lahfah, pada Januari 2026 lalu, yang diduga terkait dengan penggunaan gas N2O.

Untuk menghindari sorotan dan tetap dapat mengedarkan produknya, penjual mewajibkan pembeli mengisi formulir pembelian yang mencantumkan nama usaha kuliner. Namun, formulir ini dapat diisi dengan nama fiktif, sehingga memungkinkan pemesanan produk secara terselubung. Modus ini diduga dilakukan untuk mengalihkan penjualan dari model person to person menjadi business to business, meskipun pada praktiknya tetap memungkinkan individu untuk mengakses produk tersebut.

Langkah Hukum Selanjutnya

Penyidik akan segera memeriksa para saksi dan menggelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini. Selain itu, Bareskrim Polri akan membentuk tim gabungan untuk melakukan penggeledahan dan penyitaan di seluruh gudang yang terindikasi menyimpan produk Whip Pink ilegal.

Pengungkapan pabrik gas N2O ilegal ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran produk-produk ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan. Kasus ini menjadi pengingat penting tentang perlunya pengawasan ketat terhadap produksi dan distribusi zat-zat yang berpotensi disalahgunakan.

Artikel Disetujui Oleh
ReporterJumanto

Sorotan

Indonesia Tegaskan Ketahanan Fiskal Di Tengah Ketidakpastian Global Dalam Pertemuan Dengan Imf
Indonesia Tegaskan Ketahanan Fiskal di Tengah Ketidakpastian Global dalam Pertemuan dengan IMF
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi fiskal yang kuat untuk menghadapi gejolak ekonomi global…
16 April 2026News
Putin Undang Prabowo Ke Rusia Sinyal Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia Rusia
Putin Undang Prabowo ke Rusia: Sinyal Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengundang Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk kembali berkunjung ke Rusia pada Mei dan Juli…
15 April 2026News
Pertamina Siap Olah Minyak Mentah Rusia Langkah Strategis Jaga Ketahanan Energi Nasional
Pertamina Siap Olah Minyak Mentah Rusia: Langkah Strategis Jaga Ketahanan Energi Nasional
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mengolah minyak mentah yang berasal dari Rusia, seiring dengan rencana pemerintah untuk…
15 April 2026News