Harga Emas Antam Kembali Merosot, Sentuh Level Rp2,878 Juta per Gram

Harga emas batangan Antam terpantau kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Rabu (21/02/2024), melanjutkan tren negatif yang telah berlangsung…

Harga emas batangan Antam terpantau kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Rabu (21/02/2024), melanjutkan tren negatif yang telah berlangsung sejak 16 Februari lalu. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.03 WIB, harga emas Antam berada di level Rp2.878.000 per gram, turun Rp40.000 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp2.918.000 per gram.

Penurunan harga juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) emas Antam, yang kini berada di angka Rp2.655.000 per gram. Perlu diperhatikan bahwa harga emas Antam dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, mengikuti dinamika pasar global dan faktor-faktor ekonomi lainnya.

Faktor Pendorong Penurunan Harga Emas

Penurunan harga emas Antam ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang juga menunjukkan tren serupa dalam beberapa hari terakhir. Beberapa faktor yang diduga menjadi pendorong penurunan harga emas antara lain:

  • Penguatan Dolar AS: Dolar AS yang menguat cenderung membuat harga emas menjadi kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lain. Hal ini disebabkan karena emas yang diperdagangkan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain.
  • Kenaikan Imbal Hasil Obligasi: Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga dapat menekan harga emas. Obligasi menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi, sehingga investor cenderung mengalihkan investasinya dari emas ke obligasi.
  • Ekspektasi Kebijakan Moneter The Fed: Pasar saat ini sedang mencermati sinyal-sinyal dari Federal Reserve (The Fed) terkait kebijakan moneter di masa depan. Jika The Fed memberikan indikasi akan tetap mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, hal ini dapat menekan harga emas.

Implikasi Penurunan Harga Emas bagi Investor

Penurunan harga emas dapat menimbulkan kekhawatiran bagi para investor emas. Namun, penting untuk diingat bahwa investasi emas sebaiknya dilakukan dalam jangka panjang. Emas seringkali dianggap sebagai aset safe haven, yang nilainya cenderung stabil atau bahkan meningkat saat terjadi ketidakpastian ekonomi atau geopolitik.

Bagi investor yang berencana untuk membeli emas, penurunan harga saat ini bisa menjadi peluang untuk mengakumulasi emas dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, investor juga perlu mempertimbangkan faktor risiko dan melakukan analisis yang cermat sebelum mengambil keputusan investasi.

Detail Harga Pecahan Emas Batangan Antam

Berikut adalah daftar harga pecahan emas batangan Antam terbaru yang tercatat di laman Logam Mulia:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.489.000
  • Harga emas 1 gram: Rp2.878.000
  • Harga emas 2 gram: Rp5.696.000
  • Harga emas 3 gram: Rp8.519.000
  • Harga emas 5 gram: Rp14.165.000
  • Harga emas 10 gram: Rp28.275.000
  • Harga emas 25 gram: Rp70.562.000
  • Harga emas 50 gram: Rp141.045.000
  • Harga emas 100 gram: Rp282.012.000
  • Harga emas 250 gram: Rp704.765.000
  • Harga emas 500 gram: Rp1.409.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.818.600.000

Ketentuan Pajak dalam Transaksi Emas Antam

Dalam setiap transaksi jual beli emas Antam, terdapat ketentuan pajak yang perlu diperhatikan. Berdasarkan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi harga jual emas dikenakan potongan pajak untuk semua jenis emas, mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Prospek Harga Emas ke Depan

Meskipun harga emas saat ini sedang mengalami penurunan, prospek harga emas ke depan masih cukup menjanjikan. Beberapa analis memprediksi bahwa harga emas akan kembali naik dalam jangka panjang, didorong oleh faktor-faktor seperti ketidakpastian ekonomi global, inflasi yang masih tinggi, dan permintaan emas yang terus meningkat.

Namun, pergerakan harga emas juga akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter The Fed dan perkembangan geopolitik global. Oleh karena itu, investor perlu terus memantau perkembangan pasar dan melakukan analisis yang cermat sebelum mengambil keputusan investasi.

Artikel Disetujui Oleh
ReporterJumanto

Sorotan

Indonesia Tegaskan Ketahanan Fiskal Di Tengah Ketidakpastian Global Dalam Pertemuan Dengan Imf
Indonesia Tegaskan Ketahanan Fiskal di Tengah Ketidakpastian Global dalam Pertemuan dengan IMF
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi fiskal yang kuat untuk menghadapi gejolak ekonomi global…
16 April 2026News
Polisi Bongkar Pabrik Gas N2o Ilegal Whip Pink Usut Jaringan Distribusi Nasional
Polisi Bongkar Pabrik Gas N2O Ilegal ‘Whip Pink’, Usut Jaringan Distribusi Nasional
Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap keberadaan sebuah pabrik yang secara ilegal memproduksi gas N2O…
15 April 2026News
Putin Undang Prabowo Ke Rusia Sinyal Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia Rusia
Putin Undang Prabowo ke Rusia: Sinyal Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengundang Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk kembali berkunjung ke Rusia pada Mei dan Juli…
15 April 2026News